begitulah Engkau menegur. karena janji-Mu adalah niscaya.
aku yang tidak pernah dengan serius membenah.
berkali hanyut dalam lena, membiarnya menguasa.
Tuhan, yang Engkau kirim rupanya serupa.
dalam simpuh ku mengiba,
seandainya ini jalan untukku menapak ke satu aras yang lebih Kau ridha
tolong, kuatkan azzamku di dada
tak ingin ku selamanya dalam puruk hina
Ramadhan 06, 1435 H
0 komentar:
Post a Comment