Poem: mathematician

Banda Aceh, Maret '02


Bila kelak kuusung toga itu
dan kubanggakan gelarku pada dunia
walau otakku senantiasa resah
memperkirakan probabilitasku bermasa depan cerah


lalu halus bisik-Mu
menghunjam sudut kalbu:


"Sehebat apa ilmumu, wahai Matematikawan?
sanggupkah kau kalkulasikan setiap nikmat hidupmu
dan membandingkannya dengan deret-deret dosamu
yang selalu divergen itu?


"Mampukah kau sketsakan sebuah grafik
di antara ordinat ibadahmu
dan absis usiamu
yang kian menurun dan terkadang takkontinu
di titik-titik tertentu?


"Atau...
bisakah kau temukan satu rumus
untuk dimensi lain di barzahmu?"

Maka sujudlah... sujudlah...
sesungguhnya hanya Dia yang Maha Luas
ilmu-Nya !

0 komentar:

Post a Comment

Design by WPThemesExpert | Blogger Template by Blogger Templates Gallery